Random News

Polls

Menurut Anda apa penyebab kematian David ?
 

Who's Online

We have 9 guests online
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday41
mod_vvisit_counterYesterday56
mod_vvisit_counterThis week428
mod_vvisit_counterLast week866
mod_vvisit_counterThis month1166
mod_vvisit_counterLast month2580
mod_vvisit_counterAll31581

Online (20 minutes ago): 7
Your IP: 38.107.191.101
,
Now is: 2010-03-11 05:52

Add Davidhartanto.com

free counters

Best viewed with :

Spread Firefox Affiliate Button

David Hartanto Widjaja
Sebuah Pesan dari Dr. Ir. Ary Setijadi Prihatmanto ITB-Bandung PDF Print E-mail

Tinjauan Singkat Tugas Akhir David Hartono Widjaja

Necessity is a mother of all invention. Ada tiga bidang yang terbukti sepanjang sejarah menjadi pendorong utama perkembangan teknologi dengan biaya yang seakan-akan tak terbatas, yaitu: (1) bidang militer; (2) bidang kesehatan, dan; (3) bidang hiburan. Semuanya terkait dengan kebutuhan yang tidak dapat dinilai, yaitu kebutuhan pertahanan diri, survival dan kenyamanan. Perkembangan sebagian besar teknologi dan produk-produk terkait biasanya dapat ditelusuri awalnya hingga ke tiga bidang di atas. Sebagai contoh klasik, internet yang dimulai sebagai proyek militer untuk menghadapi efek dari perang nuklir malah menjadi salah satu pendorong penting perkembangan kebudayaan manusia saat ini.

Pada beberapa dekade terakhir, teknologi yang terkait dengan media digital mendapatkan momentum yang luar biasa dan mulai memperlihatkan pengaruh yang kuat dalam kehidupan kita sehari-hari. Hal di atas dapat terlihat dari sisi aplikasi yang terkait dengan inovasi konten di world-wide-web seperti facebook, Friendster dll., hingga hal-hal yang sebelumnya hanya terjadi di film-film, atau laboratorium-laboratorium besar, seperti hal-hal yang terkait dengan kecerdasan buatan, virtual reality dll.

Read more...
 
Rilis Indikasi Tajam Kebohongan Polisi Singapura: Soal Laptop David PDF Print E-mail

TIM Verifikasi Independen Kasus David:
Rilis Indikasi Tajam Kebohongan Polisi Singapura: Soal Laptop David

Atas kenyataan:

1. Janji Polisi Singapura, mengaku salah satu terbaik di dunia; tidak memberikan bukti serah terima penyitaan Laptop, Hand phone dan batal mengembalikannya sepekan sebelum persidangan kepada keluarga almarhum David Hartanto Widjaja
2. Fakta persidangan yang dibawa polisi, penyidik; tanpa menyebut hashing data, khususnya di mana David membuat surat bunuh diri, mengunjungi 3 situs yang berkaitan dengan bunuh diri
3. Pertemuan keluarga David di KBRI Singapura, 7 Agustus 2009, dan polisi Singapura. Polisi hanya membawa fisik laptop, lagi-lagi tanpa hasing data (digital finger print), dan hingga hari ini polisi Singapura yang mengaku salah satu terbaik di dunia itu, belum bisa pula memastikan kapan bisa menyerah-terimakan kepada keluarga, selanjutnya.

Keterangan kami:

Read more...
 
Sketsa XVI Kematian David: Laptop Memang Top PDF Print E-mail

Jauh hari sudah saya perkirakan, keputusan pengadilan koroner Singapura, 29 Juli 2009: David bunuh diri! Pernyataan sama sudah saya ungkap di program teve Kick Andy, maupun dalam beberapa wawancara di TV One. Pemerintah seharusnya ngeh dari awal. Hukum berkaca fakta nyata atau hidangan dari lantai persidangan? Barang bukti laptop, hand phone, milik David, yang bukan alat membunuh, sedianya bisa dibawa pulang keluarga, 7 Agustus 2009, nyatanya tidak. Tiada hashing data, tanda terima fisik tanpa digital konten. Keluarga David meminta tanda terima digital konten, polisi Singapura ulur-ulur?

RABU malam, 5 Agustus 2009, saya kembali duduk menatap patung Burung karya pelukis Fernando Botero, pelukis terkenal asal Kolumbia, satu karyanya sengaja dipajang atas prakarsa UOB, di pelataran menghadap bandar Boat Quay, Singapura itu. Perahu-perahu bermesin batere yang senyap berlayar tak tampak lagi sekadar bawa turis mutar-mutar.

Malam larut.

Bulan penuh di atas kepala.

Malam itu saya berdiskusi dengan sosok akuntan yang bekerja di sebuah warehouse, anak Indonesia. Kami menjajaki kemungkinan mendirikan foundation, yang dapat melakukan advokasi, memperjuangkan nasib anak Indonesia bersekolah di luar negeri, khususnya Singapura. Latarnya selain kasus David Hartanto Widjaja, yang sudah diputus oleh pengadilan Singapura pada 29 Juli 2009 sebagai bunuh diri - - kendati tiga ahli berlevel doktor di Indonesia mengatakan David dibunuh - - masih ada kasus lain terhadap anak Indonesia di NTU, yang belum mengemuka; pelecehan seks, penjualan tugas akhir S2 oleh profesor ke industri dan peracunan di Lab., Kimia. Dan jika terus saya memverifikasi, deretan perlakuan mencekam lain, terindikasi nyata tak basa-basi.

Read more...
 
Siaran Pers TIM Verifikasi Independen “Pembunuhan” David, 31 Juli 2009 PDF Print E-mail

Siaran Pers TIM Verifikasi Independen “Pembunuhan” David, 31 Juli 2009

1.Menanggapi Menteri Luar Negeri beberapa jam setelah pengumuman sidang koroner, yang mengatakan agar menghormati keputusan persidangan
2.Himbauan bagi segenap rakyat Indonesia.

KAMI TIM VERIFIKASI INDEPENDEN Kasus kematian David Hartanto Widjaja Mahasiswa di Fakultas EEE, Nanyang Technological University, Singapura, yang bekerja mengacu ke elemen jurnalisme, verifikasi dari bahan tertulis dan konfirmasi terus-menerus di lapangan, dengan rendah hati menyampaikan dua hal di atas:

Untuk butir satu:

Pernyataan Deplu melalui Menteri Hasan Wirajuda, sebagaimana dimuat detik.com, antara lain, 29 Juli 2009, sebuah pernyataan keliru dan gegabah, serta mengingkari keindonesiaan, dengan tidak memiliki empati terhadap hilangnya warga anak Indonesia berprestasi di luar negeri.

Alasan kami; bahwa pengadilan menghidangkan saksi, data, fakta yang menyudutkan David bunuh diri. Sekadar mengambil satu poin saja: hingga hari ini laptop David tidak dikembalikan penyidik ke keluarga untuk dilakukan digitak forensuik independen; data-data digital, foto, video, yang dibawa penyidik ke persidangan tanpa memberikan digital fingerprint (hasing data), yang diakui secara ilmiah oleh dunia. Fakta pengadilan, pada satu poin ini saja, terverifikasi berisi kebohongan. Belum pula bentuk luka yang secara forensik patologi, sangat bermasalah.

Read more...
 
Pengadilan Singapura : David Lakukan Bunuh Diri PDF Print E-mail

SINGAPURA, KOMPAS.com - Pengadilan Koroner Singapura akhirnya memutuskan bahwa kematian mahasiswa Indonesia yang belajar di Nanyang Techological University (NTU), David Hartanto Widjaja (21) adalah karena bunuh diri. Akibat dari keputusan Pengadilan Koroner ini, kasus kematian David berarti telah selesai dan dihentikan.

Seperti dilansir Strait Times, Rabu (29/7), Pengadilan Koroner membuat putusan tersebut setelah hasil penyelidikan yang dilakukan terhadap kematian David mengarah pada bukti kuat bahwa mahasiswa teknik itu memang telah merencanakan tindakan bunuh diri, sebuah kemungkinan yang berulangkali ditolak oleh pihak keluarganya.

Dari kesaksian di pengadilan terungkap, David yang tewas akibat terjatuh dari lantai 4 kampus NTU, terlihat meninggalkan kantor professor Chan Kap Luk, pengajar di universitas tersebut yang menuduh David berupaya menikamnya dengan sebilah pisau dapur.

Sejumlah saksi mata yang memberikan kesaksian di pangadilan menyatakan bahwa mereka pernah melihat David mencoba menjatuhkan dirinya dari sebuah jembatan pada 2 Maret lalu. Hasil penyelidikan juga menunjukkan bahwa beberapa bulan sebelum ia jatuh dan meninggal di kampus, David Widjaja melakukan browsing di Internet guna mencari tahu bagaimana cara melakukan bunuh diri.

Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Next > End >>

Page 1 of 9
Joomla Templates by Joomlashack